2020-04-03

Kepala BPTP Kepri Ikuti Rapat Koordinasi dengan Kepala BBP2TP berbasis Video Conference

BPTP KEP. RIAU
...

Semakin meningkatnya data penyebaran Covid-19 di Indonesia, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., pada Kamis, 02 April 2020 menggelar rapat koordinasi dengan memanfaatkan teknologi informasi video conference.  Rapat Koordinasi berbasis vidcon tersebut diikuti oleh 33 Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) seluruh Indonesia dimulai pukul 13.15 s/d 17.30 WIB.

 

Kepala BBP2TP dalam sambutan pembukaan menjelaskan, Rakor dilaksanakan untuk membahas, yaitu 1) memastikan kesehatan para pegawai dan upaya penanggulangan Covid-19, 2) serapan anggaran, 3) pelaksanaan Program dan Kegiatan Utama Kementan khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan dan kestabilan harga pasar.

 Dalam arahannya Kepala BBP2TP memastikan apakah masing-masing BPTP telah melakukan upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga kesehatan pegawai dan keluarganya serta mengatur ritme kerja di kantor dengan membuat kebijakan Work From Home (WFH)? Apakah telah melakukan penyemprotan desinfektan di area kantor?, bagaimana ketersediaan hand sanitizer dan disinfektan di setiap wilayah kerja?, dan bagaimana penyediaan masker bagi pegawai?

 

Usai memberikan arahan, Kepala BBP2TP meminta kepada masing-masing Kepala BPTP menyampaikan beberapa hal tersebut. Tiba giliran Kepala BPTP Kepri Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., dalam video conference yang didampingi Kasubbag. TU, Ka. Si. KSPP, peneliti dan penyuluh melaporkan bahwa BPTP Kepri telah memproduksi desinfektan 260 liter, menyediakan masker, termometer infrared dan hand sanitizer (10 liter sisa stock 7,5 liter). Selain itu, Kepala BPTP Kepri juga menyampaikan bahwa “semua pegawai BPTP Kepri semuanya sehat dan sudah melakukan arahan untuk membuat jadwal piket/WFH serta membatasi aktivitas kegiatan lapangan karena terbatasnya transportasi serta adanya aturan social distancing. Untuk kegiatan koordinasi dan permohonan data, BPTP Kepri melakukan dengan cara Whatsapp dan Vidcon dengan dinas pertanian, penyuluh maupun petani. Terkait serapan anggaran BPTP Kepri saat ini berada pada 19,97% dan pada akhir April 2020 siap mengupayakan hingga mencapai 30%”, katanya. Strategi yang dilakukan adalah percepatan pengadaan logistik, belanja operasional/rutin, kontraktual (LS), dispensasi uang persediaan (GUP) untuk belanja terkait dengan kegiatan pangan. Kegiatan lapangan kajian dan diseminasi tetap berlangsung dengan mengoptimalkan tenaga dari dinas dan penyuluh masing-masing kabupaten. Dalam mendukung kegiatan tersebut, BPTP Kepri mengirimkan logistik ke beberapa kabupaten dan selanjutnya dilakukan monitoring oleh peneliti dan penyuluh BPTP Kepri.

Selanjutnya, Kepala BBP2TP dalam penutupan Rakor menegaskan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) bukan berarti libur, tetapi para pegawai tetap produktif dalam menjalankan tugas-tugasnya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Untuk itu, para pegawai yang melakukan WFH sewaktu-waktu jika Kepala BPTP membutuhkan dapat diminta dating ke kantor, dan semua kegiatan harus tetap jalan sehingga ketersediaan pangan di masing-masing wilayah dapat dipastikan. “Saaatnya kita tunjukkan kinerja, untuk menjadi pahlawan pangan!”, tuturnya. Sebagaimana harapan seluruh masyarakat Indonesia dan dunia, Kepala BBP2TP menutup arahannya dengan mengharapkan agar wabah Covid-19 ini segera berlalu. "Semoga kita semua selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa”, ucapnya.(Ltf).

Sub Sektor : Lain-Lain
Komoditas : Lain-Lain
Teknologi yang Digunakan :
http://kepri.litbang.pertanian.go.id/new/index.php/berita/hot-news/1281-kepala-bptp-kepri-ikuti-rapat-koordinasi-dengan-kepala-bbp2tp-berbasis-video-conference