2020-04-08

Pandemi Covid-19, BPTP Balitbangtan Kepri Tetap Dampingi Petani Bintan Melakukan Penebaran benih Ikan Nila Merah dengan Teknologi Minakodal

BPTP KEP. RIAU
...

Sektor pertanian tetap bergerak demi memenuhi kebutuhan pangan 267 penduduk Indonesia meski Indonesia sedang berjuang melawan Virus Covid-19. Hal ini, dibuktikan dengan petani tetap melakukan berbagai aktivitas pertanian di berbagai pelosok negeri, seperti yang dilakukan petani di Kampung Parit Bugis Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan tetap beraktivitas menebar benih ikan nila merah pada teknologi mina padi kolam dalam yang biasa disingkat dengan minakodal.

Mengutip pernyataan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo [SYL] bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani didampingi penyuluh harus tetap berlangsung meskipun di tengah pandemi global Covid-19 saat ini.

Teknologi minakodal yang diterapkan adalah penggunaan vub padi Inpara 8, tanam jajar legowo 2:1  disisipkan sehingga semua tanaman optimal mendapatkan sinar matahari, pemupukan kimia 1/2 rekomendasi lahan sawah, dan penggunaan pupuk organik takaran 2,50-3,0 t/ha serta penambahan dolomit 1 ton/ha. Digunakan terpal pada pinggiran galengan serta ditutup dengan tanah untuk menjaga keawetan terpal yang digunakan. Tebaran ikan nila merah ukuran 7-9 cm per m2 sebanyak 4 ekor. Pemeliharaan ikan selama umur tanaman padi, lebih kurang 80 hari.

Penebaran ikan nila merah di lahan Jefri anggota kelompok tani Hidup Bersama telah dilakukan pada hari Selasa tanggal 7 April 2020. Kegiatan tersebut dihadiri oleh penyuluh BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau, R. Catur Prasetiyono, SP., S.ST., dan Lutfi Humaidi, M.Sc. Kata Catur “model teknologi monakodal merupakan terobosan baru usaha pertanian yang sedang diterapkan oleh BPTP Kepri di Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan kabupaten Bintan. Luas lahan pertanian padi yang ada di Bintan sangat terbatas, sehingga perlu dilakukan optimalisasi lahan yang ada. “Untuk optimalisasi lahan maka BPTP Kepri pada tahun anggaran 2020 mengintroduksikan teknologi mina padi. Pengembangan tahap pertama di kampung Parit Bugis Desa Bintan Buyu seluas 0,15 ha dan pengembangan kedua di kampung Poyotomo Desa Sri Bintan seluas 0,50 ha,” tutur Lutfi dalam kegiatan tersebut.

 “Minakodal merupakan salah satu sistem budidaya ikan di sawah yang memiliki banyak keuntungan baik dari segi pakan dan pupuk. Ikan dapat mencari banyak pakan alami atau hama yang berada di sawah sehingga mampu menekan biaya pakan. Kemudian kotoran ikan juga bisa menjadi pupuk alami untuk kesuburan padi dan tanah. Petani yang tergabung dalam kelompok tani Hidup Bersama mendapat pendampingan dari BPTP Kepri untuk mengubah strategi pertanian dari sistem monokultur ke sistem diversifikasi pertanian, seperti menerapkan teknologi minakodal,” kata Kepala BPTP Balitbangtan Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., dalam keterangan melalui sambungan telepon.

“Pengembangan teknologi minakodal yang merupakan kegiatan pengembangan kawasan pertanian berbasis inovasi tidak hanya dilakukan di Desa Sri Bintan saja, tetapi juga akan dilaksanakan di Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan pada awal bulan Juli 2020. Penentuan lokasi berdasarkan pertimbangan: aksesbilitas, agroekosistem lahan sawah, pengembangan komoditas unggulan daerah, potensi sumberdaya alam, sentra lahan sawah di Kabupaten Bintan, ketersediaan sumberdaya manusia, titik ungkit inovasi saat ini dan akan datang berperan mensukseskan program; kelembagaan ekonomi petani sudah terbentuk dan operasional antara lain: Gapoktan, Koptan, dan BUMDES,” Sambung Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP., yang telah memiliki pengalaman sukses story pengembangan minapadi dan minakodal di Sleman Yogyakarta.

Selain pengembangan teknologi minakodal, BPTP Kepri juga melakukan pendampingan demoplot budidaya VUB padi baik untuk konsumsi maupun perbenihan padi. Hasil panen padi akan ditingkatkan dengan penerapan teknologi pengolahan hasil untuk meningkatkan nilai tambah value added. Harapan lainnya dari model ini yaitu pengembangan kawasan yang berbasis agrowisata.(Ltf).

Sub Sektor : Padi
Komoditas : Tanaman Pangan
Teknologi yang Digunakan : MINAKODAL
http://kepri.litbang.pertanian.go.id/new/index.php/berita/hot-news/1283-pandemi-covid-19-bptp-balitbangtan-kepri-tetap-dampingi-petani-bintan-melakukan-penebaran-benih-ikan-nila-merah-dengan-teknologi-minakodal